Kartu Merah Tercepat Ke Dua Dalam History Piala Dunia

Dapatkan Bonus Yang Melimpah, diantaranya :
Bonus Member Baru Sebesar 100%
Bonus 20% Setiap Melakukan Deposit
Bonus Cashback 10%
Bonus Ajak Teman Sebesar 10% Untuk Selamanya.
Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Dari Kami

Kartu Merah Tercepat Ke Dua Dalam History Piala Dunia – Pertandingan Kolombia vs Jepang di Group H Piala Dunia 2018 ikut diwarnai kartu merah. Kartu ini jadi yang paling cepat ke-2 terwujud dalam histori Piala Dunia.

Kolombia hadapi Jepang di Mordovis Stadium, Saransk, Selasa (19/6/2018). Pertandingan ini dimenangi Jepang 2-1.
Jepang memimpin 1-0 melalui penalti, sesudah Carlos Sanchez lakukan hand ball di kotak terlarang. Ia menyingkirkan bola tendangan Shinji Kagawa dengan tangan untuk mengamankan gawangnya yang telah kosong.

Terkecuali dihukum penalti, Kolombia juga kehilangan Sanchez yang dikartu merah segera atas aksinya. Kartu ini membuatnya jadi pemain ke-2 paling cepat yang terusir di kompetisi Piala Dunia.

Agen Sbobet Terpercaya

Sebelum Membaca Berita Ini Sampai Selesai, Silahkan Hubungi CS Kami Untuk Bisa Bergabung Dan Bermain Bersama Kami, Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Opta mencatat, Sanchez dikartu merah waktu pertandingan baru jalan 2 menit 56 detik. Ia juga cuma kalah dari pemain Uruguay Jose Albero Batista yang terusir waktu pertandingan baru jalan 54 detik di Piala Dunia 1986.

Kartu merah Sanchez juga jadi yang pertama di Piala Dunia 2018. Pada awal mulanya cuma kartu kuning yang banyak dikeluarkan wasit di Rusia selama ini.

Kolombia sedianya pernah menyamai kedudukan meski bermain dengan 10 orang melalui gol Juan Quintero. Namun, Jepang meyakinkan kemenangan 2-1 melalui sundulan Yuya Osako pada menit ke-73.

Setelah itu Kolombia bakal hadapi Polandia di Kazan Arena, sesaat Jepang hadapi Senegal di Central Stadium, Minggu (24/6/2018).

Hanya Dengan 25 Ribu Rupiah Anda Sudah Bisa Bergabung Bersama Kami, Dan Nikmati Bonus-bonus Yang Banyak Dari Kami

SILAHKAN ISI FORM PENDAFTARAN DISINI :

You might also like